Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perang Saudara

Hanya Dua Tahun Hidup di Negara Asalnya, Afganistan

Gambar
Menjadi pengungsi juga dirasakan Muhammad Hadi Qurbani. Bahkan, dia hanya dua tahun tinggal di negara asalnya, Afganistan setelah lahir. Sekitar 15 tahun Hadi bersama keluarga berada di tempat pengungsian di Pakistan. Namun di sana keamanannya juga tidak terjamin. Selebihnya, pria 22 tahun tersebut berada di Indonesia sampai sekarang. "Hidup tapi mati," kata Hadi pelan. Beberapa waktu lalu, dia juga bersedia ditemui di Sorento cafe and resto di kawasan apartemen sederhana di kawasan Jemundo, Sidoarjo. Malam itu Hadi baru saja melaksanakan ibadah Shalat tarawih bersama para pengungsi yang lain. Tidak banyak yang bisa dilakukan Hadi selama bulan Ramadhan. Aktifitasnya di tempat pengungsian masih sama dengan bulan-bulan lain. Semuanya serba terbatas. Dia tidak bisa leluasa keluar jauh dari tempat pengungsian. "Bosan. Ibarat burung dikurung," ucapnya. Bukan hanya itu. Uang makan sehari-hari Hadi juga hanya bisa mengandalkan pemberian dari PBB. Set...

Kisah Imigran Muslim Sudan Mencari Perlindungan di Indonesia

Gambar
Ini merupakan lebaran ke enam Asim Saleh, 33 berada di Indonesia. Hanya saja, penantiannya untuk mendapat kewarganegaraan dari negara ke tiga belum membuahkan hasil. Perang saudara di negara asalnya, Sudan juga tak kunjung meredam. EKO SULISTYONO Asim Saleh masih belajar ketika ditemui di sebuah warung kopi kawasan apartemen pengungsian Jemundo, Sidoarjo (2/6) malam. Pria 33 tahun tersebut terlihat serius menghadap layar laptop sambil mengenakan earphone berwarna putih miliknya. "Assalamualaikum," sapa Asim ketika menyadari kedatangan tim Jawa Pos malam itu. Apa yang dilakukan Asim merupakan kegiatan rutin untuk mengisi waktu luang, yaitu belajar. "Belajar apa saja. terutama Biologi sesuai jurusan saya sewaktu kuliah dulu" katanya dengan bahasa Indonesia. Selama bulan puasa ini, selain mengaji, dia memang banyak menghabiskan waktu untuk belajar di depan layar laptop. Terutama setelah shalat tarawih berjama'ah dengan para pengungsi lain di s...